Label » Bersuci

KITAB THAHARAH (PERIHAL BERSUCI)

Oleh: Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi

A. Thaharah dengan Air, yaitu Wudhu dan Mandi
1. Wudhu

a. Tata caranya:
Dari Humran bekas budak ‘Utsman bin ‘Affan Radhiyallahu anhu : 1,723 more words

HADITS

Thaharah (Bersuci)

          Ulama fiqih menganggap thaharah merupakan satu syarat pokok sahnya ibadah. Tidaklah berlebihan bahwa dikatakan tidak ada satu agamapun yang betul-betul memperhatikan thaharah seperti agama Islam. Menurut istilah ahli fiqih thaharah berarti membersihkan hadas atau menghilangkan najis jasmani seperti darah, air kencing, dan tinja. 544 more words

Fiqh

'Umdatul ahkam ~ hadits 2

Kitab Umdatul ‘ahkam

Hadist Kedua

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – : « لا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلاةَ أَحَدِكُمْ إذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ » 544 more words

Bersuci

'Umdatul ahkam ~ hadits 1

Kitab Umdatul ahkam

Hadist-1
Hadist Pertama

عَنْ أمِيرِ المُؤْمِنِينَ أبي حَفْصِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ – رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ – قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – يَقُولُ «إنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ» وَفِي رِوَايَةٍ: «بِالنِّيَّةِ» وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، فَهِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا، فَهِجْرَتُهُ إلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ» 619 more words

Bersuci

Istinjak

Istinjak dalam bahasa Arab asal maknanya adalah melepaskan diri dari benda yang mengganggu atau geli. Maksudnya di sini adalah cebok. Hukum beristinjak adalah wajib, baik dengan sebab buang air kecil atau buang air besar, atau keluar benda yang najis keadannya. 207 more words

Fardhu Ain

Bersugi (Menggosok Gigi)

Bersugi atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan menggosok gigi adalah membersihkan mulut dan gigi dengan menggunakan alat, misalnya siwak, sikat gigi, sabut kelapa dan sebagainya. 318 more words

Fardhu Ain

Najis dan Cara Menyucikannya

NAJIS DAN CARA MENYUCIKANNYA

Setiap benda yang cair atau lembut yang keluar dari dubur atau qubul hukumnya najis kecuali mani, sama halnya mani manusia atau binatang yang lain daripada anjing, babi, anak dari hasil perkawinan keduanya, ataupun anak dari perkawinan anjing/babi dengan binatang lain sekalipun yang suci. 417 more words

Fardhu Ain