Label » Esei

Tentang 'Thriller'

Harapan memberi kesengsaraan makna, sebagaimana kematian memberi makna kepada kehidupan. Mungkin sebab itulah ramai “kaki wayang” sukakan genre thriller. Kerana ia membawa suatu macam pusaran arus tenaga yang seduktif. 564 more words

Kebebasan dan Demokrasi Kebablasan

Dimuat Kompas, 16 Maret 2017, h. 7.

Presiden Joko Widodo menyatakan, demokrasi di Indonesia saat ini sudah kebablasan. Pernyataan dalam pidato saat pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat Partai Hati Nurani Rakyat (22/2) itu menjadi perbincangan publik. 872 more words

Esei

Al-Nisa 138-139 Bukan Ayat Pilkada

Ada teman bertanya tentang tafsir Qs. Al-Nisa 138-139. Ayat ini adalah kembaran dari Qs. Al-Maidah 51 yang heboh itu. Kalau saya mengkritik Ahok lalu para pemujanya mencak-mencak, kira-kira kalau saya ungkapkan tafsirnya saya diapain ya? 461 more words

Esei

BERIMAN KEPADA KATA-KATA INDAH

Salah-satu ciri keawaman adalah beriman kepada kata-kata indah dan segala yg terdengar indah: Yang penting enak didengar dan terdengar agak logis, semua hal akan dianggap sebagai kebenaran. 246 more words

Esei

JURNALISME INVESTIGASI, HAJI DI KARBALA, DAN FITNAH AL-QAEDA

Ngomong-ngomong mengenai pemberitaan Haji di Karbala—yang dilakukan oleh orang Iran karena mereka tidak diizinkan berhaji oleh pemerintah gaya Abu Jahal Saudi Arabia, saya jadi teringat kasus heboh menyangkut emas Busang dan isu bunuh-dirinya Michael De Guzman, sang penemu emas Busang. 903 more words

Esei

FITNAH TIDAK LEBIH KEJAM DARIPADA PEMBUNUHAN

Salah satu bukti rusaknya pemahaman Islam di kalangan awam hingga ustadz-ustadz awam adalah dengan masih menjadikan adagium “fitnah lebih kejam daripada pembunuhan” sebagai dalil. Adagium ini sudah pasti diambil dari ayat al-Quran yang berbunyi: … 237 more words

Esei

Karya Yang Menyalahi Amanah

SESEORANG berkata, “Aduh, saya melupakan sesuatu.” Lalu, karena melupakan sesuatu itu, entah dompet, handphone, kunci rumah, dan seterusnya, maka dia menjadi galau, uring-uringan, dan merasa bahwa segalanya telah hancur. 907 more words

Esei