Label » Kebebasan

Jendela; Kebebasan Berpikir

Penulis: Giovanni Ravanelli

Diskusi kali ini bertempat di Tjangkir Kopi di bilangan sektor dua, Bintaro. Seperti pada beberapa kesempatan sebelumnya, disepakati pukul delapan malam teng… 2,917 more words

Selam

#Vagabond: Agn├Ęs Varda dan kisahnya tentang seorang pengembara dan makna kebebasan

MENONTON film, bagi saya, adalah kenikmatan tersendiri untuk mempersetankan berbagai macam keruwetan harian — dan dari sekian banyak film yang pernah saya tonton itu, ada beberapa film manis dan keren yang meninggalkan bekas mendalam di batok kepala saya untuk waktu yang cukup lama. 1,966 more words

Dunia

Pintu; Kebebasan Berpikir

Penulis: Fadhel Yafie

Dalam sebuah forum diskusi apalagi dalam lingkup keilmuan, kebebasan harus dijunjung tinggi, terutama sekali kebebasan berpikir. Kebebasan mensyaratkan ruang kosong untuk bergerak dalam alam pikiran. 687 more words

Selam

Tuhan Yang Membalas

Kapan penista agama, pemerkosa Kitab Suci mendapat legitimasinya? Ketika ia membawa paham Allah yang merangkul hidup segala makhluk. Mendapat legitimasi tidak selalu berarti bisa diterima oleh segala makhluk, tentu saja. 378 more words

Daily Reflection

Visual Elok

Kebebasan yang mulya, merupakan panggilan dari alam semesta yang menyadarkan Jiwa untuk tetap rendah hati dan meruncingkan bambu seperti zaman untuk mencari kemerdekaan kita dahulu. 216 more words

Konten

Kehendak Menuju Langit

Kutipan kalimat ini adalah ungkapan bahasa manusia, dimana sesungguhnya manusia mengetahui sangat sedikit dari ilmu Allah;

“Wahai hamba-Ku, tanpamu niscaya takkan ada suluk dan perjalan (roh), takkan ada benda dan jejaknya, tidak akan ada kata sampai maupun kembali, takkan ada penyingkapan maupun memuliakan, tidak ada tempat ataupun menempatkan, tidak ada hal maupun pemberian warna, tidak ada kata mencicipi ataupun meneguk, tidak ada kulit maupun isi, tidak ada kata hamba maupun Tuhan, tidak ada kepergian jiwa dan ke-fana-annya, tidak ada jiwa, tidak ada keagungan dan kelembutan, tidak ada nafas maupun nyala api, tidak ada kuda maupun bunyi bel, tidak ada sayap maupun ruang-ruang, tidak ada angin maupun tempat persinggahan, tidak ada istilah mi’raj (naik ke langit) maupun turun ke bumi, tidak ada penampakan (tajali) maupun manghiasi diri (takhalli), tidak ada kemurahan maupun wujud, tidak ada pujian maupun yang dipuji, tidak ada kata mendekat ataupun mendaki, tidak ada kata menghampiri maupun perjumpaan, tidak ada kehinaan maupun kelembutan, tidak ada tabir maupun pengecualian, tidak ada kata bagaimana dan di mana, tidak ada kata pembelahan dan keterberaian, tidak ada kata akhir maupun stempel, tidak ada wahyu maupun firman, tidak ada kilatan maupun gelegar, tidak ada keutuhan maupun parsialitas, tidak ada jeritan maupun mendengarkan,

691 more words
Batinlinda

Benarkah kita sudah Merdeka?

Satu hari sebelum hari kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini, ada dua peristiwa yang saya alami, yang membuat saya bertanya – tanya kembali tentang arti kemerdekaan. Sudahkan kita sebenarnya sudah merdeka sebagai seorang manusia? 583 more words