Label » Mentari

Hello, world!

Hi!

Ini pertama kalinya saya menulis di WordPress. Akhirnya, setelah sekian lama saya ingin mencoba dan bisa, saya sangat senang. Sebelumnya saya juga menulis, di Blogspot. 205 more words

Halodunia

Tatkala Fajar Menyapa II

Sudah seberapa sering kita tertidur kembali sesaat setelah sholat shubuh?

Sementara Fajar tengah menyingsing dan sang mentari bersiap-siap memberi cahaya semangat di hari yang baru.. … 178 more words

Hikmah

Tatkala Fajar Menyapa

Mentari yang gagah bersinar terang..
Menyambut pagi ku..

Seraya membisikkan sesuatu.. Agar tak kembali tidur selepas shubuh..

Ku teringat kenangan masa lalu..

Ketika ibu menghantarku menikmati hangatnya mentari.. 209 more words

Hikmah

11. Surat Cermin

Kini waktu telah membuka gerbang perpisaan bagi aku dan Aisya. Meski merasa sudah terlalu biasa dengan kemurungannya kepadaku. Sejak ia membaca puisi sang senja ia berusaha untuk membawa kembali diriku dalam jalan ikatannya. 606 more words

Ruang Sempit

9. Mengamati

Melihat Aisya masih murung denganku, terus membuatku terusik. Membuat diri menjaga jarak dan kontak, karena setiap laku menjadi salah ketika insan telah dicap dalam kebencian. 149 more words

Ruang Sempit

Pagi

I

Aku malu pada Mentari,

yang terus menyapa dari Timur

tanpa pernah bertanya dimana diri-Mu.

Ia tak membenci awan yang menghalangi sinarnya,

tak kecewa pada punggung yang mengabaikannya, 58 more words

LITERARY

4. Buah yang Muncul

Esuk dimulai dengan senyumannya, itu melegakan bagiku. Namun tak ku anggap biasa, karena ada yang lebih dari itu. Tidak lain adalah pujangga yang tersesat ini mengumbar sajak-sajaknya terkadang, ia menjadi terjebak dalam ikatan yang didambanya, dalam ikatan yang membuatnya memberi salah satu puisinya ini namun hanya sepenggal yang ia berikan, karena takut akan rasa yang berlebih yang dirasakan Aisya nantinya. 201 more words

Ruang Sempit