Label » Sajak

SAJAK-SAJAK UNTUK, SIAPA?

1

Tak ada lagi yang harus kutemui

pada jam istirahat, tak ada.

Namun, tak ada pula kata istirahat

dalam mencintaimu, tak ada.

2015

2

Sejauh ini aku tetap merindukanmu. 575 more words

Diam

aduh!
ratusan tahun terperangkap
dalam sopan santun,
kesannya bungkam & mundur,
puluhan purnama memendam
dalam busuknya diam
akhirnya pisah & putus,
sepanjang hari terpenjara
dalam wanginya retorika… 87 more words

Sajak

Bhineka atau Tiada

Histori ranah bhineka
Membisikkan cuaca kedamaian
dalam nadi Bumi Pertiwi, dalam raga insani
Meluluhkan siapa saja penjajah jati diri bangsa ini
Tak lelah tak henti, Tak kalap tak mati… 113 more words

Poem

Hembusan Semesta

Hembusan semesta

Engkaulah angin yang semesta takdirkan

Berhembus dari masa yang tak pernah disangkakan

Menembus ruang yang tak pernah berhenti menjadi penghalang

Kini engkau datang dan bertiup sangat kencang… 35 more words

Sajak

Menamai Diri

Hari ini kita menjalani hari yang enggan disebut Senin, ia lebih suka dipanggil hari libur, tentu kita yang menamainya.

Pagi menghidupkanku kembali, dari wudhu yang mengering dan amin yang paling nyaring. 139 more words

Pejalansastra

Talk to The Wind

Kalaulah seonggok memori kau cipta, terhamburlah ke buana, kala itu jua.
Kalaulah ingin bersua, ke mana ku jumpa?
Sedangkan, kau hanya berhambur di sekeliling cakrawala. 37 more words

Literature

Alasan Untuk Sedih

udara dingin dago selepas hujan yang turun sore tadi

kontras dengan ketidakmampuanku

menjangkaumu saat ini

hanya pesan daring  basiku

“apa kabar hari ini?”

ingin hadirmu saat ini juga.

cukuplah bagiku untuk bersedih.

Sajak